Lewati ke konten

Skor IELTS Minimal untuk LPDP dan Beasiswa Luar Negeri 2026

LPDP meminta IELTS 6.5 untuk S2 luar negeri dan 7.0 untuk S3 luar negeri. Ini tabel lengkapnya, syarat beasiswa lain, dan alasan kenapa skor minimal saja sering tidak cukup.

Ditulis oleh

Tim Akademik IELTSKU

7 menit baca
Tangan memegang paspor Indonesia dengan latar terminal Bandara Internasional Yogyakarta (Foto: Yazid N / Unsplash)
Daftar isi
  1. Syarat skor IELTS LPDP 2026
  2. Perbandingan dengan beasiswa luar negeri lain
  3. Menentukan target skor yang benar-benar aman
  4. Mengatur waktu tes dan pendaftaran
  5. Persiapan untuk pelamar S2 dan S3
  6. Kesimpulan

Skor IELTS minimal untuk beasiswa LPDP program umum adalah 6.5 untuk S2 di luar negeri dan 7.0 untuk S3 di luar negeri. Untuk kuliah di dalam negeri, cukup 6.0 di kedua jenjang. Sertifikatnya harus terbit paling lama dua tahun sebelum tahun pendaftaran. Sejak Tahap II 2026, pelamar yang sudah memegang LoA unconditional tidak lagi wajib menyerahkan sertifikat bahasa Inggris.

Angka minimal ini baru syarat administrasi. Di bawah ini ada tabel lengkapnya, perbandingan dengan beasiswa lain yang populer di kalangan pelamar Indonesia, dan cara menentukan target skor yang benar-benar aman.

Syarat skor IELTS LPDP 2026

LPDP memberi beberapa pilihan tes. Tabel berikut merangkum program umum, yaitu STEM untuk Industri Strategis dan SHARE (sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi), berdasarkan panduan 2026 yang dirangkum IDP Indonesia.

Jenjang dan tujuanIELTSTOEFL iBTPTE AcademicTOEFL ITP
Magister, dalam negeri6.06150500
Magister, luar negeri6.58058Tidak tercantum
Doktoral, dalam negeri6.07050530
Doktoral, luar negeri7.09465Tidak tercantum

Beberapa program khusus punya ambang berbeda. Contohnya, Talenta Riset dan Inovasi Nasional meminta IELTS 6.5 tanpa membedakan jenjang. Program Dokter Spesialis/Subspesialis meminta 5.5. Program Penghargaan dan Peningkatan Prestasi Keolahragaan meminta 6.5 untuk doktoral luar negeri, bukan 7.0. Kalau kamu mendaftar lewat jalur khusus, cek tabel jalur itu, bukan tabel program umum.

Perubahan penting di Tahap II 2026

Dalam diskusi di Jakarta Kreatif Festival pada 5 Juli 2026, Kepala Subbagian Komunikasi LPDP, Risqi Sita Novanti, menyampaikan dua penyederhanaan:

  • Pemegang LoA unconditional tidak perlu lagi menyerahkan syarat bahasa Inggris, baik untuk kampus dalam negeri maupun luar negeri.
  • Untuk tujuan dalam negeri, LPDP kini mengakui 35 sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan perguruan tinggi dalam negeri.

Poin pertama sering disalahpahami. Pengecualian ini tidak menghapus kebutuhan akan IELTS. Untuk mendapat LoA unconditional dari kampus luar negeri, kamu hampir selalu harus memenuhi syarat bahasa kampus lebih dulu, dan syarat itu sering lebih tinggi dari ambang LPDP.

Masa berlaku sertifikat

Sertifikat kemampuan bahasa Inggris untuk LPDP harus diterbitkan paling lambat dua tahun sebelum tahun pendaftaran beasiswa. Perhatikan juga masa berlaku yang diminta kampus. IELTS sendiri merekomendasikan masa berlaku hasil tes dua tahun, dan banyak kampus mengikuti angka itu.

Perbandingan dengan beasiswa luar negeri lain

Wisudawati berhijab mengenakan toga tersenyum di Surakarta
Skor IELTS sering jadi syarat pertama yang harus beres sebelum dokumen beasiswa lainnya. · Foto: Krisna Putra Pratama / Unsplash

Banyak pelamar mendaftar ke beberapa beasiswa sekaligus. Jadi masuk akal untuk menetapkan satu target skor yang lolos di semua pilihan.

BeasiswaSyarat IELTSCatatan
LPDP, magister luar negeri6.5Program umum; ambang administrasi
LPDP, doktoral luar negeri7.0Program umum
Australia Awards, magister6.0Pelamar pemerintah dan non-targeted; kelompok equity 4.5
Australia Awards, doktoral6.5 (non-targeted)Pelamar pemerintah dan kelompok equity 6.0
CheveningTidak ada syarat sendiriWajib memenuhi syarat bahasa kampus dan memegang unconditional offer
Manaaki New Zealand, pascasarjana6.5Tidak ada skill di bawah 6.0

Australia Awards Scholarships

Untuk siklus pendaftaran yang mensyaratkan hasil tes masih berlaku pada 1 Januari 2027, Australia Awards Indonesia membagi pelamar ke tiga kategori. Pelamar dari pemerintah dan pelamar non-targeted untuk magister membutuhkan IELTS 6.0, TOEFL iBT 80, TOEFL ITP 552, atau PTE Academic 56. Kelompok equity untuk magister cukup IELTS 4.5. Untuk doktoral, pelamar non-targeted membutuhkan IELTS 6.5, TOEFL iBT 88, TOEFL ITP 570, atau PTE Academic 61. Australia Awards juga menegaskan bahwa hasil tes prediksi tidak diterima.

Chevening

Chevening menghapus syarat bahasa Inggrisnya sendiri pada 2020. Itu tidak berarti kamu bebas tes. Kamu tetap harus memenuhi semua syarat dari kampus pilihan, termasuk syarat bahasa, dan harus memegang unconditional offer dari salah satu dari tiga pilihan program sebelum tenggat yang ditentukan Chevening. Praktis, skor IELTS yang kamu butuhkan sama dengan syarat kampus di Inggris yang kamu tuju.

Menentukan target skor yang benar-benar aman

Kesalahan paling umum adalah menjadikan angka minimal beasiswa sebagai target. Skor yang kamu butuhkan sebenarnya ditentukan oleh tiga lapis syarat:

  1. Syarat pemberi beasiswa. Misalnya LPDP 6.5 untuk magister luar negeri.
  2. Syarat umum kampus. Banyak kampus menetapkan overall tertentu ditambah skor minimal per skill.
  3. Syarat program studi. Sebagian program menetapkan skor di atas syarat umum kampus, atau skor minimal khusus untuk Writing. Informasinya ada di halaman program, bukan di halaman penerimaan umum.

Ambil angka tertinggi dari ketiganya, untuk overall maupun per skill. Contohnya, kalau LPDP meminta 6.5 tetapi programmu meminta overall 7.0 dengan Writing minimal 6.5, maka targetmu 7.0 dan Writing 6.5. Lolos administrasi LPDP dengan 6.5 tidak membantu kalau kampus tidak mau menerbitkan LoA unconditional.

Kenapa skor per skill penting

Overall IELTS adalah rata-rata empat skill yang dibulatkan ke setengah band terdekat. Artinya, overall 6.5 bisa datang dari Listening 7.5 dan Writing 5.5. Untuk LPDP program umum, overall 6.5 sudah memenuhi syarat. Tetapi kampus yang meminta "tidak ada skill di bawah 6.0" akan menolak profil seperti ini. Jadi cek skor per skill dari simulasi atau tes sebelumnya, lalu beri porsi latihan terbesar untuk skill yang paling rendah.

Contoh menentukan target untuk tiga profil pelamar

Supaya lebih konkret, berikut tiga profil rekaan dengan logika yang sama:

  • Rina, S2 di kampus dalam negeri lewat LPDP. Ambang LPDP-nya IELTS 6.0. Untuk tujuan dalam negeri, ia juga bisa memakai TOEFL ITP 500 atau salah satu dari 35 sertifikat bahasa kampus dalam negeri yang kini diakui. Ia cukup memastikan skor itu juga memenuhi syarat pascasarjana kampusnya.
  • Dimas, S2 di Australia, mendaftar LPDP dan Australia Awards sekaligus. Australia Awards meminta 6.0 untuk pelamar non-targeted, sedangkan LPDP meminta 6.5. Misalkan program incarannya meminta overall 6.5 dengan tiap skill minimal 6.0. Target Dimas menjadi overall 6.5 dengan tidak ada skill di bawah 6.0, karena angka itulah yang lolos di ketiga lapis syarat.
  • Sari, S3 di Inggris lewat LPDP. Ambang LPDP untuk doktoral luar negeri adalah 7.0. Kalau kampusnya meminta 7.0 dengan Writing minimal 7.0, maka Writing 7.0 adalah target yang tidak bisa ditawar. Ia juga perlu mengecek apakah rute visanya mensyaratkan IELTS for UKVI.

Dari ketiga contoh ini terlihat bahwa tabel LPDP hanya titik awal. Target sebenarnya baru jelas setelah kamu membuka halaman syarat bahasa program yang kamu tuju.

Mengatur waktu tes dan pendaftaran

Wisudawati memegang ijazah dengan bangga setelah wisuda di Lamongan
Target skor yang aman adalah syarat tertinggi antara pemberi beasiswa dan kampus tujuan. · Foto: Agus Subagio / Unsplash

Sertifikat bahasa biasanya jadi dokumen yang paling lama disiapkan, karena kenaikan skor butuh waktu. Urutan yang masuk akal:

  • Tes diagnostik dulu. Kerjakan satu simulasi penuh untuk tahu jarak antara skormu sekarang dan target.
  • Tes resmi dengan ruang untuk mengulang. IELTS on computer biasanya mengeluarkan hasil dalam 1-2 hari. Kalau satu skill kurang, One Skill Retake bisa diambil dalam 60 hari setelah tes awal. Pastikan dulu bahwa kampus dan beasiswa yang kamu tuju menerima hasil retake.
  • Daftar kampus paralel dengan beasiswa. Karena LoA unconditional kini bisa menggantikan sertifikat bahasa di LPDP, mengurus pendaftaran kampus lebih awal punya nilai tambah.
  • Jaga masa berlaku. Jangan tes terlalu jauh hari sampai sertifikatmu kedaluwarsa sebelum pendaftaran beasiswa atau visa.

Persiapan untuk pelamar S2 dan S3

Pelamar doktoral luar negeri menghadapi ambang tertinggi di LPDP, yaitu 7.0. Di level ini, latihan soal saja biasanya tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah umpan balik spesifik untuk Writing dan Speaking, karena dua skill ini dinilai penguji berdasarkan kriteria, bukan jumlah jawaban benar.

Di IELTSKU, program Master Academy dirancang untuk kebutuhan ini: kelas privat satu lawan satu, dengan mentor penerima beasiswa yang mendampingi persiapan S2 atau S3. Sebelum memilih program apa pun, kamu bisa mencoba simulasi IELTS online di IELTSKU untuk melihat skor awalmu, termasuk penilaian Writing dan Speaking dari tutor.

Kesimpulan

Untuk LPDP, patokannya 6.5 (S2 luar negeri) dan 7.0 (S3 luar negeri). Untuk Australia Awards, 6.0 untuk sebagian besar pelamar magister. Chevening mengikuti syarat kampus. Tetapi target skormu yang sebenarnya adalah syarat tertinggi dari beasiswa, kampus, dan program studi, termasuk skor minimal per skill. Tetapkan angka itu sejak awal dan susun jadwal tes yang masih menyisakan ruang untuk satu kali perbaikan.

Referensi

  1. IDP IELTS Indonesia - Persyaratan minimum TOEFL, PTE, dan IELTS untuk beasiswa LPDP 2026
  2. Times Indonesia - Syarat bahasa Inggris beasiswa LPDP kini lebih mudah (5 Juli 2026)
  3. Australia Awards in Indonesia - General requirements (PhD and Masters)
  4. Chevening - What happened to Chevening's English language requirement?
  5. IDP Indonesia - Syarat skor IELTS minimum untuk beasiswa (diperbarui 23 Januari 2026)
  6. IELTS.org - IELTS scoring in detail
  7. IELTS.org - One Skill Retake
  8. IDP IELTS - Updates to IELTS test delivery (masa berlaku hasil dua tahun)
  • #LPDP
  • #skor IELTS beasiswa
  • #Australia Awards
  • #Chevening
  • #kuliah luar negeri
  • #LoA unconditional

Tentang penulis

Tim Akademik IELTSKU

Tutor dan penyusun materi IELTSKU

Tim tutor IELTSKU menulis panduan ini dari pengalaman mendampingi siswa sejak 2020, dan memeriksa setiap angka terhadap sumber resmi (IELTS, IDP, British Council, ETS, LPDP).

Bagikan

FAQ

Pertanyaan seputar topik ini

Belum menemukan jawabannya? Tim kami siap membantu lewat WhatsApp atau formulir kontak.

Berapa skor IELTS minimal untuk LPDP S2 luar negeri?

Untuk program umum seperti STEM dan SHARE, skor minimalnya IELTS 6.5, atau TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 58. Untuk S3 luar negeri, skor minimalnya IELTS 7.0, TOEFL iBT 94, atau PTE Academic 65.

Apakah LPDP menerima TOEFL ITP untuk kuliah di luar negeri?

Pada tabel persyaratan program umum, TOEFL ITP hanya tercantum untuk tujuan dalam negeri (500 untuk magister, 530 untuk doktoral). Untuk tujuan luar negeri, pilihan yang tercantum adalah IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic.

Kalau sudah punya LoA unconditional, apakah masih perlu IELTS untuk LPDP?

Menurut keterangan LPDP pada Juli 2026, pendaftar Tahap II yang sudah memegang LoA unconditional tidak perlu lagi menyerahkan syarat bahasa Inggris, baik untuk kampus dalam maupun luar negeri. Tetap cek buku panduan pendaftaran periode yang kamu ikuti.

Berapa lama sertifikat IELTS berlaku untuk daftar LPDP?

Sertifikat harus diterbitkan paling lambat dua tahun sebelum tahun pendaftaran beasiswa. Jadi kalau tesmu sudah lama, cek tanggal terbitnya sebelum mendaftar.

Apakah skor IELTS 6.5 cukup untuk kuliah di luar negeri dengan LPDP?

Untuk lolos administrasi LPDP, ya. Tetapi LPDP juga mensyaratkan LoA dari kampus, dan banyak kampus serta program meminta skor lebih tinggi atau skor minimal per skill. Yang menentukan target skormu adalah syarat tertinggi di antara keduanya.

Baca juga